Make your own free website on Tripod.com

kenshuseides_23480.gif

Belajar dari Nelayan Jepang
Home
Tujuan
Anggota
Contact Us
Kegiatan
IPTEK
Informasi Kuliah
Links

NELAYAN JEPANG
 
Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan
yang tersedia di perairan yang dekat dengan
Jepang dalam beberapa dekade ini.
Jadi untuk memberi makan populasi Jepang, kapal-kapal penangkap ikan
bertambah lebih besar dari sebelumnya.
Semakin jauh para nelayan pergi, semakin lama waktu yang dibutuhkan
untuk membawa hasil tangkapan itu ke daratan.
Jika perjalanan pulang mencapai beberapa hari, ikan tersebut tidak
segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya.
Untuk  mengatasi masalah ini, perusahaan perikanan memasang freezer di
kapal mereka. Mereka akan menangkap ikan
dan langsung membekukannya di laut.
 
Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan
lama. Namun, orang Jepang dapat merasakan
perbedaan rasa antara ikan segar dan beku, dan mereka tidak menyukai
ikan beku. Ikan beku harganya menjadi lebih murah.
Sehingga perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan di
kapal mereka.
Para nelayan akan menangkap
ikan dan  langsung menjejalkannya ke dalam tangki hingga
berdempet-dempetan. Setelah selama beberapa saat saling
bertabrakan, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak.
Mereka kelelahan dan lemas, tetapi tetap hidup. Namun, orang Jepang
masih tetap dapat merasakan perbedaannya.
Karena ikan tadi tidak bergerak selama berhari-hari, mereka kehilangan
rasa ikan segarnya. Orang Jepang menghendaki
rasa ikan segar yang lincah, bukan ikan yang lemas.
Bagaimanakah perusahaan perikanan Jepang mengatasi masalah ini?
Bagaimana mereka membawa ikan dengan rasa segar
ke  Jepang? Jika anda menjadi konsultan bagi industri perikanan,
apakah yang anda rekomendasikan?

Begitu anda mencapai tujuan-tujuan anda, seperti mendapatkan jodoh,
memulai perusahaan yang sukses, membayar hutang-hutang anda,
atau apapun, anda dapat kehilangan gairah anda.
Anda tidak perlu bekerja demikian keras sehingga anda bersantai. Anda
mengalami masalah yang sama dengan para pemenang lotere
yang menghabiskan uang mereka, pewaris kekayaan yang tidak pernah
tumbuh dewasa, dan para ibu  rumah  tangga jemu yang
kecanduan obat-obatan resep.
 
Seperti masalah ikan di Jepang tadi, solusi terbaiknya adalah
"SEDERHANA". Hal ini diamati oleh L. Ron Hubbard di awal 1950an.
"Orang berkembang, anehnya hanya dalam kondisi lingkungan yang menantang"
L. Ron Hubbard (Keuntungan dari sebuah Tantangan):
Semakin cerdas, tabah dan kompeten diri anda,  semakin anda menikmati
masalah yang rumit.  Jika takarannya pas, dan anda  terus
menaklukan tantangan tersebut, anda akan bahagia. Anda akan memikirkan
tantangan-tantangan tersebut dan merasa bersemangat.
Anda tertarik untuk mencoba solusi-solusi baru, Anda senang, Anda hidup!

Bagaimana Ikan Jepang Tetap Segar?
Untuk menjaga agar rasa ikan tersebut tetap segar, perusahaan
perikanan Jepang tetap menyimpan ikan di dalam tangki.  Tetapi kini
mereka
memasukkan seekor ikan hiu kecil ke dalam masing-masing tangki. Memang
ikan hiu memakan sedikit ikan, tetapi kebanyakan ikan sampai
dalam kondisi yang 'sangat hidup'. Ikan-ikan tersebut tertantang.

Renungan:
Jangan menghindari tantangan, melompatlah ke dalamnya dan taklukanlah.
Nikmatilah permainannya, jika tantangan anda terlalu
besar atau terlalu banyak, jangan menyerah. Kegagalan jangan  membuat
anda lelah, sebaliknya, atur kembali strategi.
Temukanlah lebih banyak keteguhan, pengetahuan, dan bantuan. Jika anda
telah mencapai tujuan anda, rencanakanlah tujuan yang
lebih besar lagi. Begitu kebutuhan pribadi atau keluarga anda
terpenuhi, berpindahlah ke tujuan untuk kelompok anda, masyarakat,
bahkan umat manusia.
Jangan ciptakan kesuksesan dan tidur di dalamnya. Anda memiliki sumber
daya, keahlian, dan kemampuan untuk membuat--> perubahan.
Jadi, masukkanlah seekor 'ikan hiu' di 'tangki kehidupan anda dan
lihat seberapa jauh yang dapat anda lakukan dan capai!

"SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA


kiriman: anaknegri_japan@....

Dekiru dake benkyo shite gamang shite gambarimasu...
Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.