Make your own free website on Tripod.com

kenshuseides_23480.gif

1 Maaf 1 Juta Sehat
Home
Tujuan
Anggota
Contact Us
Kegiatan
IPTEK
Informasi Kuliah
Links

Satu Maaf untuk Sejuta Sehat
                Oleh: Puteri Fatia

                Ingin hidup sehat, jangan berat hati
                memaafkan kesalahan orang lain. Penelitian
                menunjukkan, orang yang sulit memberi maaf
                lebih berisiko terkena serangan jantung dan
                penyakit berbahaya lainnya. Maaf ya.

                Dalam kondisi yang tidak mendukung, misalnya
                jalanan macet, cuaca yang panas, atau belum
                gajian, kemarahan orang lebih mudah tersulut.
                Hal-hal kecil bisa bikin kesal setengah mati
                bahkan sampai dendam berhari-hari.

                Marah atau kekesalan emosi yang melonjak
                tinggi dijamin nggak sehat buat tubuh. Jika
                seulas senyum kecil saja melibatkan kontraksi
                ratusan jaringan otot dan syaraf, apalagi
                marah yang jelas-jelas menggunakan ekstra
                energi. Tubuh kita pastinya lelah banget!

                Dilansir Findaticle, Senin (31/10/2005)
                Universitas Tennesse Amerika mengadakan
                penelitian tentang efek memaafkan dari sisi
                psikologis dan fisik. Objek penelitiannya
                adalah orang-orang yang pernah dikhianati
                oleh orang tua, teman, atau pacar.

                Mereka diminta bercerita tentang
                pengkhianatan yang pernah dialaminya. Selama
                bercerita peneliti mengukur tekanan darah,
                detak jantung, ketegangan di otot dahi, dan
                respon ketegangan di kulit.

                Hasilnya, orang yang mudah memaafkan memiliki
                tekanan darah yang lebih rendah. Sedangkan
                sebaliknya, orang yang sulit memaafkan atau
                masih menyimpan dendam, tekanan darahnya
                cenderung tinggi.

                Ketika membicarakan sesuatu yang mengesalkan,
                tekanan darah seseorang cenderung meningkat.
                Tapi memaafkan kesalahan membuat orang marah
                jauh lebih sehat.

                "Memaafkan bisa meningkatkan kesehatan karena
                mengurangi beban psikologis yang berat. Beban
                tersebut berasal dari stress tersimpan yang
                bersumber dari perasaan terluka atau
                tersinggung," jelas Kathleen Lawler Ph.D
                kepala peneliti di Universitas Tennesse.

                Memaafkan memang bukan hal yang mudah dan
                butuh latihan yang cukup sering. Tapi setelah
                anda menjadi orang yang pemaaf, dijamin pasti
                banyak perubahan hidup yang anda alami.

                Orang yang pemaaf biasanya lebih berempati,
                hangat, dan menunjukkan banyak perilaku-
                perilaku positif. Mereka juga biasanya lebih
                rukun dalam berhubungan dengan orang-orang
                sekitarnya dan bisa mengkomunikasikan
                perasaannya lebih baik.

                Sulit memaafkan orang? Kathleen Lawler
                menyarankan beberapa langkah berikut:

                1. Hadapi kenyataan. Sakit hati atau
                kenyataan pahit memang sulit diterima. Tapi
                menerima dan berani menghadapi dengan ikhlas
                akan membuat anda lebih mudah memaafkan
                ketimbang menghidari atau menyangkalnya.

                2. Berpikir dari sisi lain. Wajar saja ketika
                marah yang kita pikirkan hanya diri kita
                sendiri. Tenangkan diri sebentar, lalu coba
                bawa diri anda ke pikiran orang yang berbuat
                salah kepada anda. Coba pahami sebab dan apa
                yang membuat ia melakukan kesalahan pada
                anda. Latihan ini akan membuat anda mudah
                berempati kepada orang lain. Dengan berusaha
                memahami isi kepala si pembuat kesalahan,
                biasanya kita akan lebih mudah memaafkan.

                3. Singkirkan dendam dan maafkan kesalahan.
                Siapa saja punya pilihan dalam hidup. Jika
                seseorang punya kesalahan, anda bisa memilih
                untuk memaafkan atau tidak memaafkan. Dari
                uraian di atas pastinya anda sudah semakin
                tahu mana yang anda pilih. Jika dengan
                memaafkan hidup lebih tenang dan badan lebih
                sehat, kenapa tidak dicoba saja?

                Maaf adalah kata singkat yang kadang sulit
                diucapkan. Tapi sekalinya anda memberi maaf
                dengan ikhlas dan tulus anda akan mengurangi
                risiko terkena penyakit jantung, stroke,
                ginjal, darah tinggi, atau kematian karena
                marah yang berlebihan.

                Selain itu, memberi maaf bisa membebaskan
                anda dari rasa marah, depresi, kesal, dan
                bahkan bisa mendongkrak rasa percaya diri.
                Sedikit fakta, sebuah studi lain dari
                Universitas Michigan Amerika menemukan, orang
                berusia 18-40 tahun lebih sulit memaafkan
                ketimbang orang yang lebih tua dari usia
                tersebut.

                Well, maaf lahir batin ya.

                Sumber:
                Satu Maaf untuk Sejuta Sehat, Puteri Fatia -
                detikHot

kiriman: kenshuseides@....

Dekiru dake benkyo shite gamang shite gambarimasu...
Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.